Senin, 09 September 2013

SHOUM DAN HAJJI

Firman Allah swt :

Al hajju asyhurun-m ma'luumaatun-g
Faman-g farodlo fiihinna-l hajja
Falaa rafatsa walaa fusuuqo walaa jidaala fii-l hajji
Wa maaa taf'aluu min khoerin-y ya'lamhullahu.
Wa tazawwaduu fainna khoeruz zaadit taqwaa
Wattaquunii yaa uulil albaabi [qs. 2 : 197]

Artinya :

Musim haji itu pada bulan-bulan yang di ma'lumi
Barang siapa yang melakukan [ibadah] haji pada[bulan-bulan] itu janganlah berkata jorok [rofast]
Berbuat maksiat dan bertengkar dalam melakukan
[ibadah] hajji.Segala yang baik kamu kerjakan
Allah mengetahuinya.Bawalah bekal,
Karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah :
Taqwa.Dan bertaqwalah kepada-ku wahai orang
yang mempunyai akal sehat.[qs. 2 : 197]

Bulan yang di maklumi adalah

1. Sawwal
2. Dzul qo'dah
3. Dzul hijjah
4. Muharrom

Sebagai mana telah di ketahui bahwa bulan sywwal
Setelah melaksanakan shoum dengan tujuan yang jelas
Medapatkan gelar muttaqin para calon hajji berusaha
Memeliharah hasil ibadah shoum agar tidak terlepas
Dalam susasana ramadlan

Dalam perjalanan cukup terbentuk manusia muttaqin
Yang punya kwalitas diri memberi arti menjadi muslim
Segala persoalan hidup dan kehidupan menuju haqiqi
Menjadi prinsip dasar tamu Allah dalam ibadah hajji

Terbebas dari prilaku yang jauh dari ketentuan syari'at
Terlebih berbuat musyrik kepada Allah.
Senan tiasa beramal sholeh sesuai dengan tuntunannya
Jauh dari ujub dan takabbur semua semata niat ibadah

Maka sa'at ibadah ramadlan mendapatkan pembinaan
Yang cukup matang dan sempurna karena ramadlan
Bukan sekedar menahan atau pindah minum dan makan
Melainkan punya tujuan utamanya pembentukan kwalitas

Kwalitas taqwa dan tidak nya seseorang bisa terlihat
Setelah shoum dan siap di buktikan sa'at berangkat
Untuk menunaikan ibadah hajji menjadi tamu Allah
Bahkan bukan sekedar yang bisa berangkat saja pula

Akan tetapi bagi mereka yang tidak berangkat punya
Kesempatan untuk sama-sama menjaga ibadah shoum
Mempunyai hak untuk mendapatkan tuntutan yang sama
Yaitu melaksanakan yaitu penyembelihan hewan qurban

Di dalam al-qur'an surat al hajj ayat 37 :
Lan yanaalul loha luhuumuha walaa dimaa uhaa
Walakin yanaaluhu-t taqwaa minkum
Kadzaalika sahkkhorohaa lakum litukabbirullaha
'Alaa maahadaakum wabassyiril mu'miniin.

Artinya :

Daging hewan qurban dan darahnya itu tidak akan sampai
kepada Allah tetapi yang sampai kepadaNya ketaqwaan
kamu.
Demikianlah Allah menundukannya untuk kamu
Agar kamu mengagungkan Allah
Atas petunjuk yang Dia berikan kepada kamu.
Dan sampaikanlah kabar berita gembira
Kepada orang-orang yang berbuat baik. [qs.22 : 37]

Dengan demikian nampak jelas bahwa ibadah hajji
Sangat berkaitan erat dengan ibadah shoum.
Dan Allah ingin menguji keberhasilan seseorang
Menjadi manusia yang berkwalitas atau tidaknya

Sungguh muliya pembinaan dan pendidikan yang di berikan
Langsung oleh Allah swt.
Dan Allah tunjukan kepada orang-orang yang punya akal
Maka sungguh banyak orang yang tidak memahami makna
Ibadah.bila dalam pengejawantahan hidup tidak berubah

Sudah sepantasnya menjadi hamba yang punya karomah
Terhormat dan di segani bila ummat memahami makna ibadah
Tidak harus lelah menghadapi berbagai tantangan dan hambatan
Bila menyadari akan tugas hidup menghiasi alam dunia fana

wallau'alam

[Ki Sunan Call]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar