Selasa, 27 Agustus 2013

KHOLIQUL ALAM

Firman Allah
Al-qur'an
Disebutnya
Bila di baca

Jadi hidayah
Kalau paham
Petunjuk baginya
Isinya di amalkan

Insya Allah akan
Sejahtera dunia
Dan ahirat kelak
Allah swt menegaskan

Bahwa al-qur'an
Di kumpulkan dalam
Dada Manusia
Maka bila dibacakan

Ikutilah bacaannya
Dan menganjurkan
Membacanya
Diwaktu pertengahan

Atau pertigaan malam
Rasul menegaskan
Ketika orang pada
Lelap nyenyak

Tidur pulas
Maka bangunlah
Sehingga di sebutnya
Orang yang kaya raya

Dan itu amalan
Yang paling sempurna
Karena tiap persoalan
Akan dikabulkannya

Dan itulah mukzizat
Yang paling besar
Bila dibandingkan
Dengan seluruh alam

Artinya,orang yang
Ber iman dan ber taqwa
Punya kemampuhan
Untuk mengoreksi Alam

Jagat raya ini dengan iman
Bukan dengan mata kasat
Seperti  pada umumnya
Tidak mau memahaminya

Karena itu bergantunglah
Kepada Allah yang ESA
Yang tidak beranak juga
Tidak di peranakan

Bahkan tidak ada
Satupun yang menyamainya
Allah tempat berlindung
Allah yang maha pengasih

Allah pulalah tempat kembali
Untuk semua amalan di ahiri
Setiap amalan di hisab sendiri
Tak ada penolong,pertolongan

[Ki Sunan Call]
Bila dan kandungannya

SURGA ITU ADA DI TELAPAK KAKI IBU

Surga itu tempat kembalinya ummat manusia
Yang di gambarkan Allah tempat penuh nikmat
Didalamnya sungai-sungai mengalir dan beraneka
Ragam buah-buahan yang lezat bagi penghuninya

Siapapun tentu akan tergiur dan berkehendak
Untuk mendiaminya dan itu fitrah bagi manusia
Surga di peruntukan bagi yang beramal sholeh
Sebagai balasan yang dijanjikan dari Allah swt.

Allah swt menegaskan melalui rasulnya,bahwa
Surga itu ada di telapak kaki ibu,maka dengan
Demikian carilah surga itu lewat telapak kakinya
Seorang wanita dalam ISLAM sungguh mulya

Karena setiap manusia terlahir lewat rahimnya
Dimana arti rahim itu adalah penuh kasih sayang
Sebagai mana kita ketahui hanya Nabi ADAM
Yang diciptakan langsung terbuat dari tanah liat

Qodrat yang tidak bisa kita pungkiri wanitalah
Yang memiliki RAHIM tidak ada pada PRIA
Seorang ibu mengandung kurang lebih 9 bulan
Hingga menyusuinya sampai 2 tahun lamanya

Ketika hamil/mengandung para wanita susah payah
Namun tanpa berkeluh kesah melainkan gembira
Akan hadir mahkluq baru datang ke alam dunia fana
Segala sesuatunya di persiapkan untuk persalinan

Sungguh berat tanggung jawab wanita pada isi dunia
Maka apa yang akan terjadi bila kehormatan di rusak
Dewasa ini rahim wanita hanya dijadikan tumpahan
Nafsu syahwat belaka dan tidak jarang pula di buang

Karena alasan sesuatu hal,demi menjaga keharmonisan
Dalam biduk rumah tangga,dengan semboyan cukup 2
Orang anak saja Rumah tangga bahagia dan sejahtera
Walau mereka sering saksikan ada yang berantakan pula

Allah swt lebih memahami itu maka SURGA di serahkan
Agar tiap diri memberikan penghargaannya pada wanita 
Rasulullah ketika ditanya kepada siapa harus hormat ?

Jawab Rasul kepada ibu kemudian kepada siapa lagi ?
Rasul jawab kepada ibu,kemudian kepada siapa lagi ?
Rasul jawab kepada ibu,kemudian kepada siapa lagi ?
Rasul jawab kepada bapak.

Oleh karena itu pantaslah bila wanita harus memelihara
Kehormatannya jangan sampai di obral apa lagi di tawarkan
Namun kini banyak wanita yang mengumbar pamer AURAT
Padahal tau bahwa mereka hanya penerima nafsu syahwat

Bila kondisi wanita seperti ini apa yang di harapkan
Surga seorang wanita bukan melalui perempuan biadab
Yang suka pamer PAHA dan DADA apalagi dengan
Ketentuan hukum [Aturan Allah swt] yang diturunkan

Rasulullah saw. bersabda tegaknya NEGARA oleh WANITA
Roboh dan tumbangnya NEGARA pula oleh WANITA pula
Sebab itu pulalah bagi wanita agar tidak kehilangan SURGA
Di tuntut mampu memrawat diri dan menyelamatkan DUNIA

Setiap anak yang terlahir di tuntut berbuat baik pada ibunya
Sebagai mana Rasul bersabda,ridlo Allah tergantung ridlonya
Orang tua,demikian pula murkanya Allah tergantung dari murka
Orang tuanya bahkan lebih jauh Allah berfirman jangan berkata
AH kepadanya tapi katakanlah dengan ucapan santun dan sopan

Ini merupakan bukti kasih sayang Allah pada hambanya
Semoga bisa membawanya sesuai dengan harapan
Hanya kepada Allah pula kita memohon ampunan
Atas segala kealfaan dan kesalahan Wassalaam.....

[Ki Sunan Call]
P

WANITA DALAM RUMAH TANGGA [ bag.2 ]

Sudah tidak di ragukan lagi wanita itu memegang peranan
Dalam rumah tangga cukup besar,karena punya tugas utama
Yang memotivasi suami dalam mencari nafkah bagi keluarga
Tanpa ada dorongan istri,suami bisa berkelit dalam usahanya

Mencari rizqi yang halalan thoyyiban tidaklah mudah,maka
Istri wajib menegur atau menanyakan pendapatan suaminya
Agar dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga tidak didapat
Dari yang tidak wajar atau haram,karena akan berdampak
Dalam pertumbuhan keluarga selanjutnya.

Demikian pula istri ketika di tinggal suami harus menjaga
Kehormatan diri dan suaminya.Sebagai mana disebutkan
Firman Allah swt : 'Fas shoolihaatu qoonitaatun haafidzootun
lil ghoibi bimaa hafidzollahi' [wanita yang sholeh itu yang taat
pada suami menjaga kehormatannya menjaga rahasia rumah
tangga, sebagai mana Allah telah menjaganya].qs. 4 : 34.

Sebagai contoh :

Bila suami di taqdirkan jadi LURAH,istri suka mendapatkan
julukan jadi IBU LURAH tapi ketika istri yang jadi LURAH
Suami tidak pernah mendapat gelar jadi BAPAK LURAH.
Oleh karena itu istri jangan bertindak dan melangkah sesuka
Selera  hati sendiri.

Dizaman Kholifah Umar : Istri pernah mendapatkan  hadiah
Dari salaseorang RAJA berupa perhiasan dan kebutuhan
pokok seperti minyak wangi yang cukup mahal harganya
Tapi UMAR menyuruh agar hadiah-hadiah itu dijual saja
Kemudian hasilnya di  bagikan kepada rakyatnya.

Sepintas istrinya merenung dan berfikir,kenapa di jual sebab
Ini barang jelas hadiah dari seorang Raja untuk pribadinya.
Tidak ada kaitan dengan rakyat !! Umar berkata : Sebabnya
Raja memberi hadiah,karena tau bahwa engkau istri kholifah

Bila engkau bukan seorang istri dari kholifah,tentu tidak akan
Ada yang memberi hadiah dan engkau juga tau kenapa Umar
jadi KHOLIFAH ? Sebab itu rakyatlah yang berhak menerima
Hadiah-hadiah RAJA.
Dengan suka rela hadiah-hadiah itupun di jual dan kemudian
Dibagikan kepada rakyatnya.Memang kejadian tersebut hanya
Satu kali di Dunia ini,sebab belum pernah lagi ada cerita kisah
Serupa apa lagi di NEGARA-NEGARA yang bukan islam.

Istri hiasan suami tempat kesenangan  Rasul bersabda :
'AD-DUNYAA MATAA'UN WA KHOERUL MATA'IHAA
AL-MAR'ATUS SHOOLIHAAT'
[dunia tempat kesenangan dan sebaik-baik tempat kesenangan
adalah ISTRI yang sholihah]

Istri di sebut perhiasan dunia bukanlah punya arti seperti hiasan
Yang dimaksud perhiasan yang biasa di pakai seperti perhiasan
Pada tubuh atau anggota badan,bisa di coba dan di jual belikan
Tapi berhias agar menyenagkan hati suami bukan untuk bahan
Pamer kepada laki-laki yang bukan muhrim serba dipamerkan

Itulah yang di maksud qs. 33 : 36   = 'LAA TABARRUJJNAA
TABARRUJAL JAAHILIYATIL UULA' = [janganlah istri-istri
keluar rumah seperti keluar rumahnya wanita jahiliyah].


[Ki Sunan Call]

Senin, 26 Agustus 2013

ALAT UKUR UMUR

Begitu cepat dia bergerak
Berlalu tuk memutar arah
Rasanya tak terbayangkan
Sehingga tidak bisa dikejar

Dengan alat super mewah
Padahal kalau kita melihat
Sungguh perlahan - lahan
Sa'at bergerak melangkah

Dia bergeser sesuai aturan
Hanya mengikuti perintah
Sang maha segala pencipta
Berputar mengelingi dunia

Walau ahirnya aku terkenal
Si tukang iris tukang sayat
Tiap detak jantung manusia
Itulah ke istimewan gelarnya

Sehingga manusia sering lupa
Apa yang harus di perbuatnya
Agar tidak hidup penuh sia-sia
Rugi akibatnya di dunia ahirat

Itu sebabnya aku ingatkan
Alat yang tiada tandingannya
Yaitu pengukur waktu nafas
Penambah / pengurang Umur
SANG WAKTU disebutnya

Tiap diri di iris detik di tindik menit
Di sayat jam agar mau mengerti
Hari-demi hari sehinga mau tau diri
Kalau umur di ukur nafas di alas

Bahwa hidup bukan dasar keinginan
Tapi ada yang telah mengatur dirinya
Kesemuanya itu agar hidup manfa'at
Bahagia sejahtera di dunia dan ahirat

Dan kini telah tiba waktu berdialoh
Membuat laporan tanggung jawab
Ibadah sholat alat komunikasinya
Sebagai hubungan yang tiada batas

Segala kekurangan dan kelebihannya
Hanya bisa di sampaikan kepadanya
Lewat cara yang telah di contohkan
Melalui rasul utusan yang di percaya

Semoga kita kelak mendapat ridlonya
Sehingga seluruh amalan bisa diterima
Seluruh dosa dan noda diampuninya
Seluruh amalan kita pasrah kepadanya

[Ki Sunan Call]
 

WANITA DALAM RUMAH TANGGA

Secara umum wanita suka bermain mata
Sehingga tidak jarang laki-laki terpesona
Seluruh tubuh wanita jadi bahan pemikat
Sekuat-kuatnya iman dibuat tak berdaya

Karena itu wanita dituntut agar mempercantiq
Sabda Rasul : 'wal mar-atu roo'iyatun fii baiti
Zaujiha wa saulatun bi roo'iyatiha' [ al-hadist ].
[wanita itu pemimpin di rumah tangga suaminya 
dan harus bertanggung jawab untuk menjaganya
merawat seluruh apa yang diserahkannya]

Kholifah Umar bin Khotob pernah berkata :
Demi Allah : Aku tak pernahmenyediakan haq
Kemerdekaan sedikitpun kepada WANITA
Kecuali setelah Allah telah menurunkan haq
Bahwa wanita mempunyai derajat yang sama

Islam telah menempatkan wanita sejajar pria
Bahkan SURGA ada di telapak kaki wanita
Sabda Rasul :
'al jannatu tahtal aqdaamil ummahaati'
Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu.

Maka dalam keseharianpun dalam sebutan selalu
Ibu di dahulukan karena ibu yang mengandung
Dan membesarkan yang di lahirkannya maka patut
Di junjung dan di dukung sebagai bentuk syukur

Ada yang bertanya kepada RASUL kepada siapa
Aku harus berbuat baik ? Sabda Rasul : 'kepada
Ibumu.terus kepada siapa lagi Sabda Rasul ibumu
Kemudian kepada siapa lagi ? Sabda Rasul ibumu

Ini menunjukan bahwa ibu/wanita itu memiliki haq sama
Karena itu  harus berprilaku santun kepada jadi ibunya
Peringkat bapak adalah nomor dua dalam rumah tangga
Allah swt akan riddlopun tergantung pada IBU bapaknya

Jadi dengan demikian wanita sangat memegang peranan
Dalam rumah tangga,Maka bila rusak rusaklah ini negara
Sebab wanita punya peranan penting dalam rumah tangga
Bila baik juga sudah pasti rumah tanggapun jadi terhormat

Bisa iadi bangkitnya dan hancurnya NEGARA oleh wanita
Sebab yang terlahir ke dunia ini lewat pintu seorang wanita
Kecuali nabi Adam as maka tugas seorang IBU/WANITA
Sungguh berat dibanding bapak/suaminya.

Maka wanita di tuntut untuk taat pada suaminya sebagai
Tanggung jawab moral dengan rasa hormat pada suaminya
Ini merupakan pendidikan awwal bagi seluruh keluarganya
Bila istri ta'at pada suami akan di ikuti oleh putra/putrinya

[Ki Sunan Call] 






|